KAULAH CINTA TERAKHIRKU
Handphoneku bergetar tanda pesan singkat masuk, tertera di layar ‘sayangku’ yang mengirim pesan itu.
“besok kamu akan aku jemput jam 10 tepat. tampillah cantik di hadapanku, aku akan membawamu ke suatu tempat yang sangat indah”
lekukan indah di bibirku tak mampu aku tahan setelah aku membaca pesan
singkat itu. pacarku ini memang jarang sekali punya waktu untukku, wajar
saja aku sangat senang jika ia mengajakku jalan seperti ini.
Keesokan harinya, sinar sang surya masuk melalui celah-celah kamarku.
Ya Tuhan ini sudah siang sekali, jam dinding di kamarku sudah
menunjukan pukul 8 pagi. aku segera membereskan kamarku dan bergegas
mandi lalu siap tampil cantik di hadapan lelaki yang sangat aku sayangi.
Jarum jam menunjukan pukul 9.45 aku sudah siap dengan gaun sederhana
namun terlihat anggun dan cocok di tubuhku. tak lama, suara klakson
motor terdengar, ku buka jendela terlihat sesosok lelaki tampan
melemparkan senyuman ke arahku. aku bergegas meneminya di depan, dan aku
pun meluncur ke tempat yang sudah ia siapkan untukku.
“taman yang cantik” satu kalimat yang ada di otakku ketika aku sampai di tempat yang ia maksud
“bagaimana, kamu suka?” tanyanya, aku menganggukan kepalaku lalu tersenyum.
Ku lewati siang ini dengan berbincang dan menikmati pemandangan yang
indah bersamanya, aku harap ini akan terjadi terus menerus kepadaku
karena aku sangat menginginkan momen ini.
Tuhan mendengar doaku, satu bulan belakangan ini ia lebih banyak
meluangkan waktu bersamaku daripada dengan berkas-berkas penting di
kantor. mungkin ia sudah mulai penat dengan kesibukannya, aku senang
kini aku punya banyak waktu bersamanya. malam ini aku mempunyai rencana
untuk makan malam bersamanya di sebuah restoran, dan kini aku sudah
siap. setibanya di restoran kami langsung memesan makanan seraya
menunggu aku membuka percakapan dengan menanyakan apa yang akan ia
berikan sebagai kado ulang tahunku, karena 2 hari lagi aku akan berulang
tahun.
Ia tersenyum mendengar pertanyaanku “aku gak akan ngasih tau kamu apa
yang akan aku kadoin ke kamu, yang pasti kado ini akan bikin kamu
bahagia.” jawabannya membuatku penasaran, aku bertanya lagi dan
mendesaknya untuk memberitahu tapi ia tetap pada pendiriannya ia tidak
akan memberitahuku. aku pun mengalah, ku biarkan hadiah ulang tahunku
tak aku ketahui dahulu, pasti ia mempunyai sebuah rencana yang akan
membuatku terharu.
Tepat pukul 00.00 hari ulang tahunku, ia mengirimkan pesan singkat
kepadaku “selamat ulang tahun sayang, semoga kamu menjadi sesosok wanita
yang lebih baik lagi dan semakin sayang sama aku. besok aku tunggu kamu
di taman yang sebulan lalu kita datangi jam 10. jangan terlambat ya
sayang! aku sayang kamu, kamulah cinta terakhir dalam hidupku”
“terima kasih sayang atas doanya, aku pasti tidak akan terlambat, aku
juga sayang sekali sama kamu dan kamu adalah matahari di hidupku”
balasku. ku letakkan handphoneku kembali di meja dekat kasurku, ku
rebahkan tubuhku dan aku mencoba memejamkan mataku dengan sejuta
pertanyaan yang hinggap di otakku.
Pukul 02.00 dini hari, bel rumahku berbunyi. dengan mata yang masih
ngekantuk aku berjalan dan membukakan pintu, terlihat di depan pintu
sesosok lelaki yang sangat aku cintai bertamu ke rumahku.
“sayang, ada apa kamu ke rumahku malam-malam seperti ini? ayo masuk, di
luar sangat dingin” ucapku memegang tangannya. tangannya dingin seperti
salju, ia hanya menggelengkan kepala lalu ia pun duduk di bangku teras
rumahku. wajahnya pucat pasi aku mulai khawatir dengan keadaannya “kamu
sakit? wajahmu pucat” tanyaku, ia hanya menatapku dalam. penuh dengan
makna yang tidak aku mengerti, ia berbeda sungguh berbeda.
“mau aku buatkan teh atau coklat panas?” tanyaku lagi, ia hanya
tersenyum dan memandangku tajam, wajahnya bercahaya. sungguh, ia sangat
tampan walaupun wajahnya pucat. tak lama ia berdiri, aku pun menyusul.
dia menggenggam tanganku, lalu berbisik “aku sangat mencintaimu, kamu
adalah cinta terakhir dalam hidupku. selamat ulang tahun sayang” kalimat
itu diiringin dengan lekukan manis di bibirnya
“aku juga sangat mencintaimu” ia mencium keningku. lalu berjalan
menyusuri jalanan gelap seorang diri, karena rasa dingin yang tak bisa
kutahan aku memutuskan untuk kembali ke kamar. ia berbeda, tak biasanya
jam 02.00 dini hari ini ia ke rumahku.
Keesokan harinya, dering telfon membangunkanku. aku menjawabnya
terdengar suara seorang perempuan menangis terisak-isak di kejauhan sana
“maaf ini siapa?” tanyaku
“ini mamahnya reno (pacarku) benar ini flesya?”
“ia benar tante. ada apa ya tante?”
“kamu datang sekarang ya ke rumah reno, supir tante sudah tante suruh menjemputmu” ucap mamahnya reno lalu telefon itu terputus.
Aku segera membersihkan badan dan tak lama jemputan itu datang.
setibanya di rumah reno, terlihat sesosok orang yang sangat aku cintai
sudah terbujur kaku tak bernyawa. meninggalkan aku dan semua kenangan
kami di dunia ini menjadi sebuah lembaran. air mataku menetes, membuat
sungai kecil di pipiku. aku menghapiri mamahnya reno, mamah reno pun
menjelaskan semuanya kepadaku. jantungku serasa ingin copot ketika aku
tahu reno meninggal jam 01.00 dini hari, sedangkan tadi malam. tadi
malam reno datang ke rumahku pukul 02.00 dini hari, mamah reno tak
percaya mendengar ucapanku tapi itulah yang aku alami. setelah mengikuti
pemakaman reno aku pun pulang. hanya duka mendalam yang aku rasakan di
hari ulang tahunku saat ini.
3 hari telah berlalu, rasa duka masih menyelimuti hatiku. kalau aku
bisa membuat permohonan aku akan memohon kembalikan reno di pelukanku
Tuhan. aku sangat merindukannya, merindukan senyum manisnya dan
kelembutannya. aku ingat, aku belum sempat ke taman tersebut. aku pergi
ke taman itu, ku lihat bunga mawar yang sudah layu memenuhi taman itu.
ketika aku duduk, hatiku terpukul. aku ingin berteriak, aku ingin
memeluk reno saat ini. pasti ini kado yang ia sediakan untukku sebuah
kata “WILL YOU MARRY ME?” dengan bertintakan bunga mawar merah di taman
yang luas ini. air mataku tak terbendungkan, aku menangis terisak-isak,
aku semakin merindukan reno. tiba-tiba seorang penjaga taman datang
menghampiriku.
“mbak flesya bukan?”
“iya, flesya saya. ada apa ya?”
“ini ada titipan kotak dari 3 hari yang lalu tapi mbaknya baru hadir sekarang!”
“terima kasih ya”
“iya sama-sama mbak”
Kotak berwarna merah hati yang beruliskan ‘untuk kekasihku’
Ku buka, kotak itu beisi cincin emas yang cantik dan di bawahnya ada sebuah kertas yang berisikan
‘aku tidak tau harus berkata apa, lidahku kelu, otakku tak mampu
berfikir untuk merangkai kata, penaku pun sudah lelah menuliskan kata.
aku hanya ingin kamu tahu, bahwa kaulah orang yang sangat aku cintai.
jika ibumu masih ada di dunia ini aku akan mengucapkan terima kasih
karena telah melahirkan sesosok perempuan yang bisa mengerti aku dan
menerima aku apa adanya. aku mencintai kamu. menikahlah denganku, karena
aku yakin kaulah bidadari yang tuhan kirimkan untuk menemani hidupku’
aku semakin merindukannya.
cerpen
Diposting oleh
Indah setiawati
|
Label:
story of love
TBC atau Tuberkulosis adalah salah satu penyakit pernapasan yang paling banyak diderita. Penyakit Pernapasan
ini memang memiliki kemampuan untuk menular dengan mudah, salah satu
media penularannya adalah melalui udara. Salah satu penyebab lainnya
semakin banyaknya penderita penyakit ini adalah sifatnya yang menurun,
artinya penyakit ini dapat diturunkan dari orang kepada anaknya. Salah
satu penyebab lainnya adalah resistensi Mycobacterium tuberculosis
terhadap obat yang ada sekarang ini, sehingga penyakit menjadi kebal
terhadap obat.
Keadaan seperti ini membuat inovasi terhadap obat TBC harus terus
dikembang. Mungkin dengan menggunakan tanaman obat alami yang banyak di
temukan di Indonesia. Indonesia memiliki banyak tanaman obat yang dapat dikembangkan menjadi obat yang mujarab, salah satunya untuk penyakit TBC ini. Berikut ini beberapa tanaman obat alami untuk TBC.
Jahe Merah dan Mengkudu
Jahe dan mengkudu adalah tanaman obat yang mudah di temukan disekitar
kita. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh seorang Guru Besar
Farmasi yang juga peneliti ahli ITB, Prof. Dr. Elin Yulinah Sukandar,
MS., Apt. dengan uji klinis di BKPM Cibadak, Bandung terhadap seorang
penderita TB paru. Dari hasil tahapan proses tersebut dapat diketahui
bahwa, Ekstrak jahe merah-mengkudu dapat digunakan sebagai adjuvan
(pendamping) obat anti tuberkolosis standar, untuk meningkatkan
aktivitas anti-TB standar dan mempercepat konversi BTA dari positif ke
negatif.
Daun Sirsak
Pada Daun sirsak didapati kandungan acetogenins yang memiliki kemampuan
untuk mengurangi peradangan dan menghambat pertumbuhan bakteri karena
didalam daun sirsak terkandung senyawa Antibakteri, senyawa fruktosa,
lemak, protein, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, dan Vitamin B,
kemudian senyawa golongan tanin, fitosterol, dan alkaloida, serta
asetogenin.
Kulit Manggis
Ternyata bukan hanya buahnya saja yang enak dan manis. Ternyata kulit
manggis juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya
untuk penyakit TBC. Hasil penelitian yang dilakukan di Tokyo pada tahun
2003, menunjukkan bahwa antioksidan super (xanthone) yang terdapat pada
kulit manggis memiliki efek anti bakteri yang dapat menghambat dan
membunuh perkembangan mikro organisme seperti Mycobacterium tuberculosis
(penyebab TBC).
- See more at: http://infosehatdancantik.blogspot.com/2014/01/obat-alami-untuk-tbc.html#sthash.gZUM9paN.dpuf
TBC atau Tuberkulosis adalah salah satu penyakit pernapasan yang paling banyak diderita. Penyakit Pernapasan
ini memang memiliki kemampuan untuk menular dengan mudah, salah satu
media penularannya adalah melalui udara. Salah satu penyebab lainnya
semakin banyaknya penderita penyakit ini adalah sifatnya yang menurun,
artinya penyakit ini dapat diturunkan dari orang kepada anaknya. Salah
satu penyebab lainnya adalah resistensi Mycobacterium tuberculosis
terhadap obat yang ada sekarang ini, sehingga penyakit menjadi kebal
terhadap obat.
Keadaan seperti ini membuat inovasi terhadap obat TBC harus terus
dikembang. Mungkin dengan menggunakan tanaman obat alami yang banyak di
temukan di Indonesia. Indonesia memiliki banyak tanaman obat yang dapat dikembangkan menjadi obat yang mujarab, salah satunya untuk penyakit TBC ini. Berikut ini beberapa tanaman obat alami untuk TBC.
Jahe Merah dan Mengkudu
Jahe dan mengkudu adalah tanaman obat yang mudah di temukan disekitar
kita. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh seorang Guru Besar
Farmasi yang juga peneliti ahli ITB, Prof. Dr. Elin Yulinah Sukandar,
MS., Apt. dengan uji klinis di BKPM Cibadak, Bandung terhadap seorang
penderita TB paru. Dari hasil tahapan proses tersebut dapat diketahui
bahwa, Ekstrak jahe merah-mengkudu dapat digunakan sebagai adjuvan
(pendamping) obat anti tuberkolosis standar, untuk meningkatkan
aktivitas anti-TB standar dan mempercepat konversi BTA dari positif ke
negatif.
Daun Sirsak
Pada Daun sirsak didapati kandungan acetogenins yang memiliki kemampuan
untuk mengurangi peradangan dan menghambat pertumbuhan bakteri karena
didalam daun sirsak terkandung senyawa Antibakteri, senyawa fruktosa,
lemak, protein, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, dan Vitamin B,
kemudian senyawa golongan tanin, fitosterol, dan alkaloida, serta
asetogenin.
Kulit Manggis
Ternyata bukan hanya buahnya saja yang enak dan manis. Ternyata kulit
manggis juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya
untuk penyakit TBC. Hasil penelitian yang dilakukan di Tokyo pada tahun
2003, menunjukkan bahwa antioksidan super (xanthone) yang terdapat pada
kulit manggis memiliki efek anti bakteri yang dapat menghambat dan
membunuh perkembangan mikro organisme seperti Mycobacterium tuberculosis
(penyebab TBC).
- See more at: http://infosehatdancantik.blogspot.com/2014/01/obat-alami-untuk-tbc.html#sthash.gZUM9paN.dpuf
TBC atau Tuberkulosis adalah salah satu penyakit pernapasan yang paling banyak diderita. Penyakit Pernapasan
ini memang memiliki kemampuan untuk menular dengan mudah, salah satu
media penularannya adalah melalui udara. Salah satu penyebab lainnya
semakin banyaknya penderita penyakit ini adalah sifatnya yang menurun,
artinya penyakit ini dapat diturunkan dari orang kepada anaknya. Salah
satu penyebab lainnya adalah resistensi Mycobacterium tuberculosis
terhadap obat yang ada sekarang ini, sehingga penyakit menjadi kebal
terhadap obat.
Keadaan seperti ini membuat inovasi terhadap obat TBC harus terus
dikembang. Mungkin dengan menggunakan tanaman obat alami yang banyak di
temukan di Indonesia. Indonesia memiliki banyak tanaman obat yang dapat dikembangkan menjadi obat yang mujarab, salah satunya untuk penyakit TBC ini. Berikut ini beberapa tanaman obat alami untuk TBC.
Jahe Merah dan Mengkudu
Jahe dan mengkudu adalah tanaman obat yang mudah di temukan disekitar
kita. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh seorang Guru Besar
Farmasi yang juga peneliti ahli ITB, Prof. Dr. Elin Yulinah Sukandar,
MS., Apt. dengan uji klinis di BKPM Cibadak, Bandung terhadap seorang
penderita TB paru. Dari hasil tahapan proses tersebut dapat diketahui
bahwa, Ekstrak jahe merah-mengkudu dapat digunakan sebagai adjuvan
(pendamping) obat anti tuberkolosis standar, untuk meningkatkan
aktivitas anti-TB standar dan mempercepat konversi BTA dari positif ke
negatif.
Daun Sirsak
Pada Daun sirsak didapati kandungan acetogenins yang memiliki kemampuan
untuk mengurangi peradangan dan menghambat pertumbuhan bakteri karena
didalam daun sirsak terkandung senyawa Antibakteri, senyawa fruktosa,
lemak, protein, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, dan Vitamin B,
kemudian senyawa golongan tanin, fitosterol, dan alkaloida, serta
asetogenin.
Kulit Manggis
Ternyata bukan hanya buahnya saja yang enak dan manis. Ternyata kulit
manggis juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya
untuk penyakit TBC. Hasil penelitian yang dilakukan di Tokyo pada tahun
2003, menunjukkan bahwa antioksidan super (xanthone) yang terdapat pada
kulit manggis memiliki efek anti bakteri yang dapat menghambat dan
membunuh perkembangan mikro organisme seperti Mycobacterium tuberculosis
(penyebab TBC).
- See more at: http://infosehatdancantik.blogspot.com/2014/01/obat-alami-untuk-tbc.html#sthash.gZUM9paN.dpuf
TBC atau Tuberkulosis adalah salah satu penyakit pernapasan yang paling banyak diderita. Penyakit Pernapasan
ini memang memiliki kemampuan untuk menular dengan mudah, salah satu
media penularannya adalah melalui udara. Salah satu penyebab lainnya
semakin banyaknya penderita penyakit ini adalah sifatnya yang menurun,
artinya penyakit ini dapat diturunkan dari orang kepada anaknya. Salah
satu penyebab lainnya adalah resistensi Mycobacterium tuberculosis
terhadap obat yang ada sekarang ini, sehingga penyakit menjadi kebal
terhadap obat.
Keadaan seperti ini membuat inovasi terhadap obat TBC harus terus
dikembang. Mungkin dengan menggunakan tanaman obat alami yang banyak di
temukan di Indonesia. Indonesia memiliki banyak tanaman obat yang dapat dikembangkan menjadi obat yang mujarab, salah satunya untuk penyakit TBC ini. Berikut ini beberapa tanaman obat alami untuk TBC.
Jahe Merah dan Mengkudu
Jahe dan mengkudu adalah tanaman obat yang mudah di temukan disekitar
kita. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh seorang Guru Besar
Farmasi yang juga peneliti ahli ITB, Prof. Dr. Elin Yulinah Sukandar,
MS., Apt. dengan uji klinis di BKPM Cibadak, Bandung terhadap seorang
penderita TB paru. Dari hasil tahapan proses tersebut dapat diketahui
bahwa, Ekstrak jahe merah-mengkudu dapat digunakan sebagai adjuvan
(pendamping) obat anti tuberkolosis standar, untuk meningkatkan
aktivitas anti-TB standar dan mempercepat konversi BTA dari positif ke
negatif.
Daun Sirsak
Pada Daun sirsak didapati kandungan acetogenins yang memiliki kemampuan
untuk mengurangi peradangan dan menghambat pertumbuhan bakteri karena
didalam daun sirsak terkandung senyawa Antibakteri, senyawa fruktosa,
lemak, protein, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, dan Vitamin B,
kemudian senyawa golongan tanin, fitosterol, dan alkaloida, serta
asetogenin.
Kulit Manggis
Ternyata bukan hanya buahnya saja yang enak dan manis. Ternyata kulit
manggis juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya
untuk penyakit TBC. Hasil penelitian yang dilakukan di Tokyo pada tahun
2003, menunjukkan bahwa antioksidan super (xanthone) yang terdapat pada
kulit manggis memiliki efek anti bakteri yang dapat menghambat dan
membunuh perkembangan mikro organisme seperti Mycobacterium tuberculosis
(penyebab TBC).
- See more at: http://infosehatdancantik.blogspot.com/2014/01/obat-alami-untuk-tbc.html#sthash.gZUM9paN.dpuf
TBC atau Tuberkulosis adalah salah satu penyakit pernapasan yang paling banyak diderita. Penyakit Pernapasan
ini memang memiliki kemampuan untuk menular dengan mudah, salah satu
media penularannya adalah melalui udara. Salah satu penyebab lainnya
semakin banyaknya penderita penyakit ini adalah sifatnya yang menurun,
artinya penyakit ini dapat diturunkan dari orang kepada anaknya. Salah
satu penyebab lainnya adalah resistensi Mycobacterium tuberculosis
terhadap obat yang ada sekarang ini, sehingga penyakit menjadi kebal
terhadap obat.
Keadaan seperti ini membuat inovasi terhadap obat TBC harus terus
dikembang. Mungkin dengan menggunakan tanaman obat alami yang banyak di
temukan di Indonesia. Indonesia memiliki banyak tanaman obat yang dapat dikembangkan menjadi obat yang mujarab, salah satunya untuk penyakit TBC ini. Berikut ini beberapa tanaman obat alami untuk TBC.
Jahe Merah dan Mengkudu
Jahe dan mengkudu adalah tanaman obat yang mudah di temukan disekitar
kita. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh seorang Guru Besar
Farmasi yang juga peneliti ahli ITB, Prof. Dr. Elin Yulinah Sukandar,
MS., Apt. dengan uji klinis di BKPM Cibadak, Bandung terhadap seorang
penderita TB paru. Dari hasil tahapan proses tersebut dapat diketahui
bahwa, Ekstrak jahe merah-mengkudu dapat digunakan sebagai adjuvan
(pendamping) obat anti tuberkolosis standar, untuk meningkatkan
aktivitas anti-TB standar dan mempercepat konversi BTA dari positif ke
negatif.
Daun Sirsak
Pada Daun sirsak didapati kandungan acetogenins yang memiliki kemampuan
untuk mengurangi peradangan dan menghambat pertumbuhan bakteri karena
didalam daun sirsak terkandung senyawa Antibakteri, senyawa fruktosa,
lemak, protein, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, dan Vitamin B,
kemudian senyawa golongan tanin, fitosterol, dan alkaloida, serta
asetogenin.
Kulit Manggis
Ternyata bukan hanya buahnya saja yang enak dan manis. Ternyata kulit
manggis juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya
untuk penyakit TBC. Hasil penelitian yang dilakukan di Tokyo pada tahun
2003, menunjukkan bahwa antioksidan super (xanthone) yang terdapat pada
kulit manggis memiliki efek anti bakteri yang dapat menghambat dan
membunuh perkembangan mikro organisme seperti Mycobacterium tuberculosis
(penyebab TBC).
- See more at: http://infosehatdancantik.blogspot.com/2014/01/obat-alami-untuk-tbc.html#sthash.gZUM9paN.dpuf
TBC atau Tuberkulosis adalah salah satu penyakit pernapasan yang paling banyak diderita. Penyakit Pernapasan
ini memang memiliki kemampuan untuk menular dengan mudah, salah satu
media penularannya adalah melalui udara. Salah satu penyebab lainnya
semakin banyaknya penderita penyakit ini adalah sifatnya yang menurun,
artinya penyakit ini dapat diturunkan dari orang kepada anaknya. Salah
satu penyebab lainnya adalah resistensi Mycobacterium tuberculosis
terhadap obat yang ada sekarang ini, sehingga penyakit menjadi kebal
terhadap obat.
Keadaan seperti ini membuat inovasi terhadap obat TBC harus terus
dikembang. Mungkin dengan menggunakan tanaman obat alami yang banyak di
temukan di Indonesia. Indonesia memiliki banyak tanaman obat yang dapat dikembangkan menjadi obat yang mujarab, salah satunya untuk penyakit TBC ini. Berikut ini beberapa tanaman obat alami untuk TBC.
Jahe Merah dan Mengkudu
Jahe dan mengkudu adalah tanaman obat yang mudah di temukan disekitar
kita. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh seorang Guru Besar
Farmasi yang juga peneliti ahli ITB, Prof. Dr. Elin Yulinah Sukandar,
MS., Apt. dengan uji klinis di BKPM Cibadak, Bandung terhadap seorang
penderita TB paru. Dari hasil tahapan proses tersebut dapat diketahui
bahwa, Ekstrak jahe merah-mengkudu dapat digunakan sebagai adjuvan
(pendamping) obat anti tuberkolosis standar, untuk meningkatkan
aktivitas anti-TB standar dan mempercepat konversi BTA dari positif ke
negatif.
Daun Sirsak
Pada Daun sirsak didapati kandungan acetogenins yang memiliki kemampuan
untuk mengurangi peradangan dan menghambat pertumbuhan bakteri karena
didalam daun sirsak terkandung senyawa Antibakteri, senyawa fruktosa,
lemak, protein, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, dan Vitamin B,
kemudian senyawa golongan tanin, fitosterol, dan alkaloida, serta
asetogenin.
Kulit Manggis
Ternyata bukan hanya buahnya saja yang enak dan manis. Ternyata kulit
manggis juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya
untuk penyakit TBC. Hasil penelitian yang dilakukan di Tokyo pada tahun
2003, menunjukkan bahwa antioksidan super (xanthone) yang terdapat pada
kulit manggis memiliki efek anti bakteri yang dapat menghambat dan
membunuh perkembangan mikro organisme seperti Mycobacterium tuberculosis
(penyebab TBC).
- See more at: http://infosehatdancantik.blogspot.com/2014/01/obat-alami-untuk-tbc.html#sthash.gZUM9paN.dpuf
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Happy Valentine
Diberdayakan oleh Blogger.







0 komentar:
Posting Komentar